Saturday, December 7, 2013

Conveniently bedroom

Teringat ketika jaman masih SD sampai SMP aku ga pernah punya kamar sendiri, maklum lah tinggal di kampung nan jauh disano butuh biaya banyak untuk bikin satu ruangan di rumah gubuk kami yang sederhana, disamping itu aku juga belum berani tidur sendiri haha. Ya, aku kecil tinggal bersama kakek dan nenek ku di dusun Musi Banyu asin, dahulu meskipun hidup sederhana tempat kami masih asri, rumah-rumah kami masih panggung dan banyak pepohonan di sekelilingnya, buah-buahan dan sayur mayur melimpah, aku rindu dengan masa-masa itu.

Memasuki jaman SMK aku bersekolah di Solo di SMK Marsudirini mengambil jurusan Tata Busana. Well, ini adalah pertama kalinya aku punya kamar yang kebetulan aku tinggal di asrama pada waktu itu. Asrama Guru Marsudirini namanya, sebetulnya asrama ini di khususkan untuk para Guru yayasan Marsudirini, oleh karena asrama yang serarusnya aku tempati sudah full maka aku di sempilkan di asrama guru ini. Sangat menyenangkan punya kasur sendiri bisa mengatur lahanku sendiri yah meskipun aku tinggal sekamar ber dua dengan ibu guru SD.

Jaman Kuliah dan bekerja, ini saat dimana aku menemukan jati diriku hehee, kali ini aku bisa memilih kamar kost sesuka hatiku mendekorasi sesuka aku. Dan bodongnya baru aku sadari sekarang-sekarang ini ternyata kamar tidur itu berpengaruh besar terhadap hidup kita, dari segi kebersihan kamar, pemilihan bedcover, hiasan dinding, lampu tidur dan pernik-pernik lainnya itu menjadi bagian terpenting untuk membuat nyaman dan betah si penghuninya. Seperti kenyamanan yang aku rasakan saat ini, meskipun kamarku sederhana tanpa kamar mandi dalam tanpa AC dan sempit karna kebanyakan barang yang embuh sekali hahahaaa...  Intinya punya kamar itu ga perlu kamar yang mewah yang di dalamnya dilengkapi dengan barang mahal, cukup dengan yang sederhana aja asal di syukuri nanti dengan sendirinya semua yang biasa-biasa aja menjadi luar biasa.
Inilah dia penampakan kamar nyaman versi aku yang selalu ngebikin aku betah seharian ngebo atau mlakukan hal2 yang aku suka hahaa #maksa, dan yang sering aku jadikan tempat ceprat ceprett...



Tuesday, November 26, 2013

Menjadi Wanita itu,...

Entah mengapa minggu ini aku lagi pengen banget memposisikan diriku menjadi seorang wanita karier yang sibuk sekali dengan aktivitas di kantornya kemudian saat dy pulang kantor harus mengerjakan pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci, ngepel (ya meskipun cuma ngepel kamarku yang luasnya cuma secuil haha) eiits kelupaan sepulang kantor aku meluangkan waktu untuk berbelanja beberapa bahan untuk masakan ku, ya kebetulan kemarin itu aku pengen banget makan oseng-oseng jamur jadi putuskan  membeli sebungkus jamur tiram dan cabe rawit merah hehee. Anyway! soal masak memasak aku sengaja untuk mengolah menu makanan yang simpel dan minimalis alias ga boros bumbu heeheeee, dan ini dia resep oseng-oseng jamur minimalis ala aku:

Bahan-Bahan
>1 bungkus jamur tiram 
(di suwir)
> Cabe rawit merah (sesuai selera, kalo aku sih kemarin makek 7 cabe xixixi)
> Bawang merah (2 Siung)
> Bawang Putih (1 Siung)
(tiga bahan diatas di iris-iris mang)
> 2 sendok minyak goreng
> Garam
> Gula 

Cara Memasak
Panaskan minyaknya, kemudian masukan irisan cabe dan bawang ke dalam minyak yang sudah panas, tunggu beberapa saat sampai tercium harum semerbak aroma bawang goreng. Langkah selanjutnya masukkan suwiran jamur yang sudah di siapkan ke dalam gorengan bawang yang sudah harum tadi, taburkan garam dan gula secukupnya selanjutnya yuk di aduk-aduk sampai mateng hehe...




Sebelah kiri penampakan Jamur tiram sebelum di suwir, dan sebelah kiri cabe dan bawang.

Nah ini dia hasil suwiran dan irisan bahan2 di atas hehee

Dan, Taraaaa ini dia hasilnya setelah di osreng-osreng, its ready to serve..

Ternyata menyenangkan menjadi wanita ituh hahaa, saya ketagihan untuk memasak setiap hari tentunya memasak yang simpel-simpel dan terjangkau ala anak kost hehee..

Harga Jamur: Rp  3.350
Cabe: Rp 1.900 (isi se abreg bisa pakek berkali-kali) hehe

Selamat mencoba, semoga bermanfaat hehee  

Friday, November 15, 2013

Mawarku

Hallow Sweetes Long time no see xixixi..
Tidak terasa sudah masuk pertengahan bulan November aja, serasa begitu cepat waktu berjalan
Hmmm anyway malam hari ini ga tau kenapa aku pengen banget memandangi bunga mawar merah,
Pas banget ada yang teman kantor sebut saja yank nan yang mengajaku membeli martabak yummy di daerah depan gereja Kota Baru, eh tunggu dulu, sesampainya kami di warung martabak melihat harganya yang selangit alhasil kami ga jadi tuh beli martabaknya #ngakak jadilah beli pukis yang katanya rasanya juga ga kalah enak dari martabak. Aha!! tiba-tiba aku kepikiran toko bunga di dekat-dekat situ langsung deh cuzz kesana, harga satuannya masih sama kayak yang dulu 3rb, maklum lah bang pacar jauh jadi jarang gtu deh ada yang ngasi bunga, ya meskipun walaupun si abang dekat dy emang typical ga romantis sih ga pernah malah kasi bunga eh kecuali wisuda sih itu juga formalitas aja bahahaaa #kode, tapi tak apalah ga penting juga sih mau dy romantis apa enggak yang jelas aku cinta tuh sama dia :). Jreeeenngg dann ini dia penampakannya sesampainya di kost aku jepret deh

Mawarku

Tuesday, August 27, 2013

Thanks for the Gift

I have this one, yeayyy thanks for the gift (kebaya)
At several weeks ago to be exact mubarak holiday, somebody giving special gift for me, the clue is "He" wallaa. so, who is he? he is not my boyfriend, he is not my bestfriend, not my secret admirer actually he is not from Indonesia. But I dont care where are you came from, coz I just wanna say thank you, thanks for support me, thanks for your care with my familly. 
Thanks to My Photographer My Mom 

Saturday, August 24, 2013

Independence Day

Merdeka!! yeayy
Eits, q punya cerita seru  nih, jadi kemarin malam sebelum 17 an aku nekat naik motor from Jogja pukul 7.00 pm to Solo dan sampai disana sekitar pukul 9.00 pm, seperti biasanya q menemui sahabatku yang di daerah Sukoharjo karna kebetulan hari sabtu dy mo balik maning ke Jakardah yang notabene tempat kerjanya, hmmm saddih q. Anyway pas nyampe rumah sahabatku, lingkungannya begitu ramai mau tau kenapa? yups esoknya hari kemerdekaan so semua warga disini melakukan "malam tirakatan" seperti ini ni macam-macam kegiatan menyambut hari kemerdekaan:
Para kaum lelaki dewasa sedang main lomba catur

Anak-anak sedang lomba memasukkan pensil ke dalam botol
Anak-anak sedang menyaksikan perlombaan
Para ibu-ibu mempersiapkan konsumsi
Sebagian remaja nongkrong
my bestfriend
my Bestfriend wif her causin
Catrin & yenni
Merah Putih di atas kali bengawan
Merdeka!!!

Wednesday, August 21, 2013

Happy Eid Mubarak

Hello im coming, lama sudah tidak mengotak atik blooger ku, akhirnya hari ini baru sempat bersilaturahmi dengan blooger, maklumlah beberapa minggu sebelum lebaran tepatnya tanggal 1 Agustus aku mudik ke Banyuasin dan baru balik Jogja tanggal 12 Agustus, emm Banyuasin itu dimana ya? pasti pada ga tau... Banyuasin itu masih kampung banget dari Palembang bisa di tempuh sekitar 1 setengah jam dari bawah ampera menggunakan Speed Boat kaya di bawah ini nih penampakannya:
Disinilah pelabuhan kami, kalau mau menuju Banyuasin nama beken nya sih Jalur eitzz lupa speedboat ini ada jam operasionalnya juga loh paling akhir adalah sekitar jam 2 siang selepas itu ga ada lagi dan disana ada banyak pilihan jalur, dari jalur 1-31 kebetulan rumah aku di jalur 18 tinggal cungg aja deh pilih yang 18. Selain naik speedboat bisa di tempuh menggunakan jalur darat tapi, perjalanannya lebih lama sekitar 2 setengah jam itu juga kalau kondisi jalanan normal tapi kalaau lagi kayak di bawah ini nih, bisa-bisa terdampar juga seharian disini

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sudah bisa terbayangkan olehku liburan Lebaran kali ini pasti sangat menyenangkan bisa ketemu keluarga saling "ha ha hi hi " ya walaupun keberangkatanku ke Banyuasin bisa dikatakan grasak grusuk, bayangkan saja pesawat jam 16.25  dan aku baru pulang dari kantor sekitar jam setengah 3 belum lagi pesan taxi, belum beli kue basah hufty bgt sampai-sampai pakek baju pun terbalik, untungnya pakek jaket hahaa, coba kalo gak alangkah malunya hidup awak :P anyway, aku sampai di Palembang malam hari jadi harus menginap dan menunggu speedboat esok harinya, menyesal sih tadinya mau ambil yang pagi supaya bisa mengejar speedboat hari itu juga berhubung ada saudara yang request pulang bareng jadilah penerbangan malam yang ku pesan, dan kabar buruknya adalah saudara aku ga jadi pulang karena masih ada urusan pekerjaan.
Finnaly aku harus bermalam disini alone & alone cuma di temani my red lepi :( , o iya just info menginap disini cukup terjangkau mana tu bersih tempatnya, pelayanan bagus. Namanya Hotel Indah di jalan 17 Ilir Dempo kalo hari biasa Rp 180.000 sudah dapat kamar seperti yang saya pesan ini.


Kukuruyuuk ups tidak ada suara ayam di sini yg bisa aku dengar hanya langkah-langkah kaki tukang bersih-bersih kamar, ya secara bukan pagi lagi aku bangun melainkan sudah sekitar pukul 9.00 hahaaa... segera mungkin q mandi kemudian menuju sebuah perbelanjaan untuk membeli buah-buahan untuk sekedar oleh-oleh. Tiba waktunya pukul 12 aku bergegas ke bawah ampera dengan menggunakan jasa mamang tukang becak mengingat jarak dari Dempo ke Ampera lumayan jauh eh dekat sebetulnya, namun karena membawa kopor yang melebihi ukuran badanku haha, apalah daya harus memanggil mamang tukang becak. Sampailah diriku di bawah ampera disambut oleh tukang angkut yang kurang bersahabat dimana barangku di tarik-tarik  paksa ini yang selalu membuat aku geram dan berbuntut adu mulut dengan para tukangnya, bukan hanya sekali bahkan terlalu sering mereka membuat aku geram dan mungkin tukang itupun hapal dengan muka ku, karna q sering menolak menggunakan jasa angkut coz mereka kroyokan dan bekerja seperti preman se enaknya minta bayaran. Ya memang betul mereka seperti itu karena sedang mencari rezeki tapi kalau caranya seperti itu rasanya enggan mengeluarkan segelintir rupiahpun mending diangkut sendiri. So buat para pendatang yang hendak menuju jalur manapun harap berhati-hati....

^-^
Lupakan si tukang angkut itu hehe, exited!! pengen cepet nyampe Rumah yeayy setelah menempuh perjalanan 1 setengah jam akhirnya sampai juga di staff (Sejenis Pelabuhan di kampung kami)

Sampai juga di rumah, dan ini adalah potret sahabat-sahabat kecilku mereka yang menemaniku selama di rumah wakakak,.. #katek kawan uoy, anak ketek jadilah.
keceriaan mereka @ pelataran rumah

Ini Abah aku, beliau lagi pergi bawa-bawa pompa entah kemana hehe
ini nih yang selalu q idam-idamkan ayam bekakak alias ayam panggang yummy n sexy huhah
 Kalo Lebaran itu wajib ada ini nih hehe
Narsis @kalipitulas

my mom :)
kalo yg ini foto setelah lebaran, q jalan ke Puntikayu(kebun binatang) nyamain muka dulu hahaa
sudah ah cukup sekian dulu narsisnya maybe next time q narsis lagi hahaii








Wednesday, July 24, 2013

help !! Fat, Fat, i fells so Fat right now!!


Omaigot!! Diet diet diet aku harus diet aku merasa sudah gendut hikss........ Photo saat Buka bersama with Keluarga besar PT Gamatechno
Mamm Indri n Suci

love u all #gt ganjenns

Thursday, July 18, 2013

Tamansari Yogyakarta

Well hari minggu 14 Juli 2013, tok tok tok' pagi hari ada yang bertamu ke kamarku siapakah dy dengan semangat mupeng pengen di foto?, she is mb Nia yea dia ketagihan di photo gara-gara sesi pertama di hutan pinus kemarin. So kami pun berfikir dan berfikir mencari tempat yang bagus dan tentunya ga terlalu mahal secara perjalanan masih panjang di bulan ini hehe, finally jeng-jeng terfikirkan Tamansari, dengan senang hati kami berangkat ke lokasi bermodalkan konsep dadakan hehe. Tamansari Yogyakarta sekilas mengenai tempat ini:

Taman Sari Yogyakarta atau Taman Sari Keraton Yogyakarta adalah situs bekas taman atau kebun istana Keraton Yogyakarta, yang dapat dibandingkan denganKebun Raya Bogor sebagai kebun Istana Bogor. Kebun ini dibangun pada zaman Sultan Hamengku Buwono I (HB I) pada tahun 1758-1765/9. Awalnya, taman yang mendapat sebutan "The Fragrant Garden" ini memiliki luas lebih dari 10 hektare dengan sekitar 57 bangunan baik berupa gedung, kolam pemandian, jembatan gantung, kanal air, maupun danau buatan beserta pulau buatan dan lorong bawah air. sumber wikipedia . 

Tiket masuk Pemandian Puteri Raja:
Turis Lokal: Rp 4000
Turis Mancanegara: I dont know :) (coz q menyelinap menyembunyikan kamera takut suru bayar lage haaa)




Ciaayoo.... kami melluncur kesana bermodalkan mr Tripod dan mr Blaccan (sebutan kameraku) dan beberapa potong baju yang sudah di siapkan model ku mb Nia . Ada satu lagi kabar yang menggembirakan modelku mengundang saudara sepupunya yang bernama Ria yang notabene perias muda, wuii jadi tambah semangat akunya. Sesampainya di lokasi kami masih harus menanti perias cantik sekitar 30 menit , karna jarak lokasi dengan rumahnya lumayan jauh, great!! daripada borring menanti akhirnya kami poto-poto pemanasan dan wallaaa this is it penampakannya:

Sebelum masuk ke Tamansari disambut oleh lincak yang unik ini, potoglapelnya juga ikut eksis ya hehe, capek abis poto poto pemanasan akhirnya yang di tunggu datang juga, kemudian kami langsung cuzz ke lokasi, berkeliling kampung menuju pemandian putri raja. Sesampainya di sana kami langsung menuju sebuah ruangan ya cukup ramai banyak wisatawan mondar mandir but kami ber 3 pede aja menggelar makeup dan baju2 disana hahaa.

Proses Makeup digarap oleh Ria

Taraaa ini dia hasilnya Mb Nia Look So Beautifull dengan bantuan tangan terampil make up by Ria


Yeaa ini dia perias kita sebelah kiri bersama modelnya
Huwaa hampir lupa dengan foto ini, ya ceritanya ada sepasang turis dari Taiwan yg heran dengan tingkah kami dandan di tempat umum terus dy minta foto bareng pakek kameranya sekalian deh camera ku juga ga mau melewatkan momen ini hehe.



Foto-foto di lokasi pemandian putri raja sudah kelar kemudian kami melanjutkan perjalanan lage ke Masjid Tamansari, masuk kesini gratis hanya saja kalau membawa kamera ada iuran sukarela di pintu masuk ada penjaganya gitu.

akhirnya kami bisa berphoto bersama berkat bantuan mr Tripod :). Berharap di lain waktu bisa berkolaborasi lagi untuk menghasilkan photo yang lebih ajipp..
thanx my model, make up and Thx God.