Hello im coming, lama sudah tidak mengotak atik blooger ku, akhirnya hari ini baru sempat bersilaturahmi dengan blooger, maklumlah beberapa minggu sebelum lebaran tepatnya tanggal 1 Agustus aku mudik ke Banyuasin dan baru balik Jogja tanggal 12 Agustus, emm Banyuasin itu dimana ya? pasti pada ga tau... Banyuasin itu masih kampung banget dari Palembang bisa di tempuh sekitar 1 setengah jam dari bawah ampera menggunakan Speed Boat kaya di bawah ini nih penampakannya:
Disinilah pelabuhan kami, kalau mau menuju Banyuasin nama beken nya sih Jalur eitzz lupa speedboat ini ada jam operasionalnya juga loh paling akhir adalah sekitar jam 2 siang selepas itu ga ada lagi dan disana ada banyak pilihan jalur, dari jalur 1-31 kebetulan rumah aku di jalur 18 tinggal cungg aja deh pilih yang 18. Selain naik speedboat bisa di tempuh menggunakan jalur darat tapi, perjalanannya lebih lama sekitar 2 setengah jam itu juga kalau kondisi jalanan normal tapi kalaau lagi kayak di bawah ini nih, bisa-bisa terdampar juga seharian disini
Sudah bisa terbayangkan olehku liburan Lebaran kali ini pasti sangat menyenangkan bisa ketemu keluarga saling "ha ha hi hi " ya walaupun keberangkatanku ke Banyuasin bisa dikatakan grasak grusuk, bayangkan saja pesawat jam 16.25 dan aku baru pulang dari kantor sekitar jam setengah 3 belum lagi pesan taxi, belum beli kue basah hufty bgt sampai-sampai pakek baju pun terbalik, untungnya pakek jaket hahaa, coba kalo gak alangkah malunya hidup awak :P anyway, aku sampai di Palembang malam hari jadi harus menginap dan menunggu speedboat esok harinya, menyesal sih tadinya mau ambil yang pagi supaya bisa mengejar speedboat hari itu juga berhubung ada saudara yang request pulang bareng jadilah penerbangan malam yang ku pesan, dan kabar buruknya adalah saudara aku ga jadi pulang karena masih ada urusan pekerjaan.
Finnaly aku harus bermalam disini alone & alone cuma di temani my red lepi :( , o iya just info menginap disini cukup terjangkau mana tu bersih tempatnya, pelayanan bagus. Namanya Hotel Indah di jalan 17 Ilir Dempo kalo hari biasa Rp 180.000 sudah dapat kamar seperti yang saya pesan ini.
Kukuruyuuk ups tidak ada suara ayam di sini yg bisa aku dengar hanya langkah-langkah kaki tukang bersih-bersih kamar, ya secara bukan pagi lagi aku bangun melainkan sudah sekitar pukul 9.00 hahaaa... segera mungkin q mandi kemudian menuju sebuah perbelanjaan untuk membeli buah-buahan untuk sekedar oleh-oleh. Tiba waktunya pukul 12 aku bergegas ke bawah ampera dengan menggunakan jasa mamang tukang becak mengingat jarak dari Dempo ke Ampera lumayan jauh eh dekat sebetulnya, namun karena membawa kopor yang melebihi ukuran badanku haha, apalah daya harus memanggil mamang tukang becak. Sampailah diriku di bawah ampera disambut oleh tukang angkut yang kurang bersahabat dimana barangku di tarik-tarik paksa ini yang selalu membuat aku geram dan berbuntut adu mulut dengan para tukangnya, bukan hanya sekali bahkan terlalu sering mereka membuat aku geram dan mungkin tukang itupun hapal dengan muka ku, karna q sering menolak menggunakan jasa angkut coz mereka kroyokan dan bekerja seperti preman se enaknya minta bayaran. Ya memang betul mereka seperti itu karena sedang mencari rezeki tapi kalau caranya seperti itu rasanya enggan mengeluarkan segelintir rupiahpun mending diangkut sendiri. So buat para pendatang yang hendak menuju jalur manapun harap berhati-hati....
Sampai juga di rumah, dan ini adalah potret sahabat-sahabat kecilku mereka yang menemaniku selama di rumah wakakak,.. #katek kawan uoy, anak ketek jadilah.
Kukuruyuuk ups tidak ada suara ayam di sini yg bisa aku dengar hanya langkah-langkah kaki tukang bersih-bersih kamar, ya secara bukan pagi lagi aku bangun melainkan sudah sekitar pukul 9.00 hahaaa... segera mungkin q mandi kemudian menuju sebuah perbelanjaan untuk membeli buah-buahan untuk sekedar oleh-oleh. Tiba waktunya pukul 12 aku bergegas ke bawah ampera dengan menggunakan jasa mamang tukang becak mengingat jarak dari Dempo ke Ampera lumayan jauh eh dekat sebetulnya, namun karena membawa kopor yang melebihi ukuran badanku haha, apalah daya harus memanggil mamang tukang becak. Sampailah diriku di bawah ampera disambut oleh tukang angkut yang kurang bersahabat dimana barangku di tarik-tarik paksa ini yang selalu membuat aku geram dan berbuntut adu mulut dengan para tukangnya, bukan hanya sekali bahkan terlalu sering mereka membuat aku geram dan mungkin tukang itupun hapal dengan muka ku, karna q sering menolak menggunakan jasa angkut coz mereka kroyokan dan bekerja seperti preman se enaknya minta bayaran. Ya memang betul mereka seperti itu karena sedang mencari rezeki tapi kalau caranya seperti itu rasanya enggan mengeluarkan segelintir rupiahpun mending diangkut sendiri. So buat para pendatang yang hendak menuju jalur manapun harap berhati-hati....
^-^
Lupakan si tukang angkut itu hehe, exited!! pengen cepet nyampe Rumah yeayy setelah menempuh perjalanan 1 setengah jam akhirnya sampai juga di staff (Sejenis Pelabuhan di kampung kami)
keceriaan mereka @ pelataran rumah
Ini Abah aku, beliau lagi pergi bawa-bawa pompa entah kemana hehe
ini nih yang selalu q idam-idamkan ayam bekakak alias ayam panggang yummy n sexy huhah
ini nih yang selalu q idam-idamkan ayam bekakak alias ayam panggang yummy n sexy huhah
Kalo Lebaran itu wajib ada ini nih hehe
Narsis @kalipitulas
my mom :)
kalo yg ini foto setelah lebaran, q jalan ke Puntikayu(kebun binatang) nyamain muka dulu hahaa
sudah ah cukup sekian dulu narsisnya maybe next time q narsis lagi hahaii











